Thursday, November 15, 2018

Inspirasi Modifikasi Yamaha Nmax

Yamaha Nmax adalah sebuah type kendaraan besutan dari Yamaha yang cukup fenomenal, semenjak dijual pertama kalinya pada bulan februari 2015 di Sirkuit Sentul Bogor. Motor ini telah merajai kelas matic 150 cc selama beberapa tahun, adiknya Yamaha Aerox 155 VVA ikutan menyusul dengan mencatatkan penjualan yang cukup bagus. 
Dengan angka penjualan yang sangat bagus sudah tentu Yamaha Nmax memiliki design model dan spesifikasi yang bagus, apa dikata namanya manusia pasti ada keinginan untuk tampil lebih bagus lagi. Ratusan jenis modifikator telah berhasil menyulap matik bongsor ini menjadi berpenampilan wowww... 

Inspirasi Modifikasi Yamaha Nmax

Modifikasi sudah sewajibnya memiliki inspirasi atau mencontoh yang sudah jadi. Jika modifikasi motor dilaksanakan asal-asalan maka Sobat akan dirugikan, apalagi merombak standart dari sepeda motor secara ekstrim. Jika modifikasi yang dilaksanakan tidak menghasilkan sesuatu yang menarik, malah dapat menurunkan harga jual kembali dari kendaraan Sobat lhoo....

Bersama dengan artikel ini Saya memilah gambar modifikasi yang menurut Saya bagus...









Sekali lagi modifikasi sepeda motor adalah hobby yang cukup mahal dan ada kalanya motor yang telah dimodif puluhan juta, ketika dijual mengikuti harga pasaran saat itu.

Bagaimana dengan gambar inspirasi modifikasi Yamaha Nmax tersebut? Semoga dapat menjadi panduan sebelum melaksanakan modifikasi yaaa....

Wednesday, November 14, 2018

Meningkatkan Kapasitas Tangki Bensin Aerox 155 VVA

Hai Sobat, kali ini saya akan membuat tips tentang bagaimana meningkatkan kapasitas tangki bensin aerox 155. Pada bawaan motornya kapasitas tangki bensin yang dimiliki hanya 4,6 L saja, tentunya bagi yang hobbynya melakukan touring dengan motor ini menginginkan kapasitas tangki bensin yang lebih besar. Sehingga gak sering - sering mampir ke Pom Bensin, dan lebih hebatnya kalau pas besok ada pengumuman naik harga BBM motor Aerox 155 bisa menampung lebih banyak bensin... Menarik kan.
Bagaimana solusi menaikkan kapasitas dari tangki bensin tersebut, jawabannya adalah tukang las bro... Tempat menempel tangki aerox 155 standart masih menyisakan banyak ruang kosong, sehingga tangki dapat dimodifikasi sehingga kapasitas bensin yang ditampung menjadi meningkat. Ada beberapa teman di forum Yamaha Aerox 155 yang sudah melaksanakan modifikasi pada tangki sepeda motornya, dan mereka merasa nyaman karena tidak khawatir lagi kehabisan bensin di jalan.
Modifikasi Tangki Bensin Aerox 155 VVA Pertama
Dibawah ini adalah salah satu modifikasi yang dilaksanakan oleh tukang las.
Kelebihannya adalah kapasitas tangki menjadi lebih besar, dan pastinya karena bahan pembuatnya stainless stell maka tidak perlu khawatir berkarat atau tangki yang berlobang.

Kelemahannya adalah kalau dilihat koq sepertinya kurang halus ya buatannya...

Modifikasi Tangki Bensin Aerox 155 VVA Kedua
gambar kedua adalah melaksanakan modif dengan memotong bagian bawah tangki standart dan menggantinya dengan yang memiliki dimensi yang lebih besar.
Kelebihannya adalah jelas tentu kapasitas bertambah, model juga gak terlalu jelek untuk dilihat. Si pembuatnya juga menawarkan tukar tambah tangki standart, jadi tinggal plug and play. Cuman lokasinya di Jakarta aja, semoga aja dalam waktu dekat ada yang jualan secara online di bukalapak atau tokopedia.

Kelemahannya adalah karena bahan sudah tidak standart dan menggunakan bahan besi maka dimungkinkan dalam beberapa tahun akan terjadi korosi dan membuat tangki berlobang

Nah, selesai sudah tips saya mengenai modifikasi ringan dengan meningkatkan kapasitas tangki bensin aerox 155. Semoga dapat membantu ya sobat, share please...

Saturday, November 10, 2018

Resiko Sepelekan Kampas Rem Sepeda Motor. Segera Periksa

Hai Sobat, di artikel saya kali ini akan dibahas tentang pentingnya selalu memperhatikan kampas rem pada sepeda motor Anda. Saya menyarankan untuk mengecek ketebalan kampas rem sepeda motor secara rutin minimal 1 bulan sekali. Pertama yang akan dibahas adalah apakah rem itu? Rem adalah sebuah peralatan yang digunakan untuk memperlambat kecepatan sepeda motor atau menghentikan laju dari sepeda motor. Sebagian besar dari rem adalah menggunakan energi kinetik dengan mengaplikasikan gesekan, gesekan dari kedua benda tentunya akan menghasilkan panas. 
Ketika sepeda motor Sobat ditingkatkan sebanyak 2 kali dari kecepatan asal dengan rumus E = ½m·v2 maka sepeda motor Sobat akan memiliki energi kinetik empat kali lipat dari sebelumnya. Dan tentunya rem akan menggunakan energi sebesar kecepatan tersebut untuk berhenti, konsekwensi yang ditimbulkan adalah jarak pengereman yang dibutuhkan juga 4 kali lebih jauh

Dalam sistem rem terdiri dari:
  • Tuas tangan atau pedal rem
  • Penguat rem atau disebut booster
  • Kaliper rem atau silinder master rem
  • Kabel rem atau selang minyal rem

Pada sepeda motor pada umumnya menggunakan 2 sistem pengereman
  • Sistem rem drum atau tromol
  • Sistem rem cakram

Sistem Rem Drum atau Tromol

Jenis sepeda motor yang menggunakan rem tromol menggunakan sepatu rem (kampas tromol) yang ikut berputar sesuai dengan putaran roda sepeda motor. Kampas rem tromol terbuat dari bahan yang memiliki koefisien gesek yang tinggi sehingga dapat secara optimal dapat menghentikan sepeda motor. 
Akan tetapi sistem rem drum atau tromol memiliki kelemahan yang menurut saya cukup berbahaya, secara teori kampas rem yang terendam air akan menyebabkan koefisien gesek berkurang secara signikan. Untuk lebih mudah membayangkannya adalah ketika Sobat melakukan amplas cat mobil, jika Sobat membasahi amplas tersebut maka gerakan terasa lebih ringan. Nah... ini terjadi juga pada saat rem tromol Sobat terkena air, kemampuan sistem pengereman akan menjadi menurun. Saat ini sistem pengereman tromol sudah mulai ditinggalkan oleh produsen sepeda motor, dan menggantinya dengan sistem rem cakram

Sistem Rem Cakram

Rem cakram merupakan peralatan rem yang lazim digunakan pada sepeda motor yang memiliki teknologi lebih baik. Cara kerja rem ini adalah dengan menjepit cakram yang terpadang pada roda sepeda motor, piston mendorong kampas rem dan menjepit cakram sehingga kecepatan sepeda motor dapat berkurang. Pada sepeda motor generasi yang lebih baru sudah banyak yang menggunakan sistem rem cakram.
Akan tetapi sistem pengereman ini juga masih memiliki kelemahan, jika Sobat menggunakan sistem rem cakram untuk melewati medan yang berlumpur maka rem cakram tidak akan berfungsi dengan baik. Rem cakram cenderung terbuka dan memudahkan kotorang untuk masuk, lumpur yang menempel pada cakram dan sela-sela kampas rem akan menyebabkan rem menjadi tidak berfungsi dengan baik.

Cara cek kampas rem drum atau tromol

Cara mengecek kampas rem tromol sangat mudah, Sobat bisa melihat di pangkal dari tuas rem yang ada di tromol. Di situ akan Sobat temukan tanda yang biasanya berbentuk segitiga lengkap dengan panah penunjuknya. 
Ketika panah melebihi tanda segitiga maka kampas rem Sobat sudah saatnya diganti. Ada kalanya baja yang terdapat dalam tromol terkikis seiring dengan usia penggunaan, sehingga jika Sobat mengganti dengan kampas rem baru masih terlihat habis di indikatornya. Saran Saya jangan pernah menunda penggantian kampas rem, sayangi diri Sobat ya....

Cara cek kampas rem cakram

Kampas rem cakram biasanya memiliki coakan pada pad-nya, Sobat dapat melihatnya di caliper rem. Ketika coakan tersebut mulai rata maka tandanya kampas rem harus diganti dengan yang baru. 
Gunakan kampas rem yang sesuai dengan bawaan sepeda motor Sobat, atau upgrade kampas rem yang memiliki kualitas yang lebih tinggi. Kampas rem yang tidak sesuai dapat merusak cakram sepeda motor.

Resiko sepelekan kampas rem

Pada rem cakram jika Sobat mengabaikan hal ini maka mengakibatkan hilangnya fungsi rem atau sering disebut rem blong. Penyebabnya adalah ketika kampas rem habis maka yang terjadi adalah cakram akan dijepit oleh logam sehingga menyebabkan panas yang berlebihan di sistem rem. Panas yang berlebihan dapat mendidihkan minyak rem yang berada di caliper, ketika minyak rem mendidih akan menghasilkan gelembung udara, Gelembung udara inilah yang dapat mengakibatkan hilangnya tekanan hidrolis pada sistem rem cakram. Saat itu rem cakram benar benar tidak memiliki fungsi sebagai rem, sehingga dapat membahayakan Sobat jika kendaraan dipacu dalam kecepatan tinggi.

Terima kasih atas kunjungannya di blog Saya, sukses selalu brother....